• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website MAN PULANG PISAU. BERHIAS : Bersih, Hijau, Asri dan Sehat. Terima Kasih Atas Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


MAN PULANG PISAU

NPSN : 30208959

JL. Kasturi Trans Kalimantan, RT 14 Anjir Pulang Pisau


info@manpulangpisau.sch.id

TLP : 082214565353


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 20302
Pengunjung : 8550
Hari ini : 12
Hits hari ini : 30
Member Online : 0
IP : 54.159.44.54
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Keluaraga Besar MAN 1 Pulang Pisau Berduka




Keluaraga Besar MAN 1 Pulang Pisau Berduka

Pulang pisau (inmas) kabar duka menyelimuti  Madrasah tercinta MAN 1 Pulang Pisau pasalnya salah satu dari siswinya mendapatkan musibah kecelakan berkendaraan saat hendak berangkat kesekolah kemarin, Selasa (25/07/18).

Kecelakan tersebut menyebabkan salah satu pengendara yakni pelajar MAN 1 Pulpis meninggal dunia yang bernama Maharani (16 Thn) warga Desa Anjir Sampit Kel. Buntoi.  siswi yang baru saja merasakan duduk dibangku kls XI IPS 1 di MAN 1 Pulang Pisau tersebut divonis dokter meninggal setelah sebelumnya mendapatkan perawatan itensif di RSUD Pulang Pisau. Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakan Maharani tersebut,hingga dapat merebut nyawanya. Sentar kabar terdenngar bahwa mereka diserempet oleh salah satu pelajar juga yang bersekolah di dalah satu sekolah yang ada di Kecamatan Kahayan Hilir.

Isak tangis para sahabatnya pun serta teman teman sekelas Maharani pecah saat mendengar kabar bahwa maharani meninggal dunia dalam insiden kecelakan pagi itu. Atas insiden dan duka tersebut MAN 1 pulang pisau juga memulangkan para siswa siswi nya lebih awal dari sekolah dikarenakan para guru akan melayat dan bersilaturahmi kerumah korban.

Sebelum pulang siswa siswi mansa juga pastinya mendapatkan arahan dari para dewan guru untuk tidak ugal ugalan dijalan dan bagi semua siswa yang ingin berta'ziyah ke tempat kediaman korban untuk bisa berhati hati dalam berkendara.

Dirumah duka seluruh guru dan beberapa siswa-siswi lainnya ikut membantu warga dalam proses mengurus jenazah mulai dari memandikan, mengafankan, menyolatkan, hingga menguburkan. Dan ini juga secara tidak langsung mengajarkan kepada siswa bagaimana sikap kita terhadap seorang muslim yang meninggal dunia.

Menanggapi hal tersebut H. Ahd Fauzi angkat bicara menurutnya kejadian ini membuat rasa was-was dan khawatir para dawan guru serta dirinya pribadi karena banyak siswa siswi MAN 1 Pulang Pisau yang menggunakan kendaraan sendiri dikarenakan jarak tempat tingga mereka sangat jauh dari sekolah, seperti desa mintin dan sekitarnya. “Dengan kejadian yang sudah dua kali merenggut nyawa pelajar kami dalam kurun waktu dua tahun kebelakangan ini, kami mengharapkan upaya pemerintah agar bisa kembali mengaktifkan bus sekolah karena dengan demikian seluruh pelajar yang tempatnya jauh dari sekolah bisa dengan aman dan selamat sampai menuju tempat belajarnya. Dan saya juga menyerahkan kepada keluarga dan pihak yang berwajib untuk mengusut kasus ini dengan tuntas semoga bisa diselesaikan secara kekeluargaan saja.

Kemudian Didik yakni ayah kandung dari Maharani korban kecelakaan lantas tersebut menuturkan bahwa pihak keluarganya mengaku terpukul kehialangan anak putrid pertama mereka tersebut, “Namun saya mengerti bahwa semua adalah kehendak yang kuasa dan saya ikhlas menerimanya semoga Allah senantiasa memberikan rahmatNya kepada putri kami serta dicatat sebagai Khusnul Khotimah”, tutur orang tua korban. (fajar/tia)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas