• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website MAN PULANG PISAU. BERHIAS : Bersih, Hijau, Asri dan Sehat. Terima Kasih Atas Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


MAN PULANG PISAU

NPSN : 30208959

JL. Kasturi Trans Kalimantan, RT 14 Anjir Pulang Pisau


info@manpulangpisau.sch.id

TLP : 082214565353


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 21193
Pengunjung : 8945
Hari ini : 1
Hits hari ini : 1
Member Online : 0
IP : 34.228.41.66
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Dua Seniman MANSA Pulpis Raih Harapan 1 di FLS2N Kabupaten




Dua Seniman MANSA Pulpis Raih Harapan 1 di FLS2N Kabupaten

Pulang Pisau (Inmas) sebanyak dua orang seniman yang berasal dari siswa siswi MAN 1 Pulang Pisau yang bersaing dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten yang diselenggarakan di SMAN 1 Kahayan Hilir hanya mampu meraih terbaik harapan satu, Kamis, (29/3).

Dua orang siswa tersebut ialah Ahmad Rifa’I kelas XI IPS dan Mutiara Hayati kelas X IPA 1. Sebelumnya mereka berdua memegang ot yang berbeda, olesan cat pun mulai dilakukan mereka dengan perlahan dan penuh hari-hati, begitu pula dengan peserta lainnya ada jua menggunakan alat yang berbeda-beda dan imajinasi yang begitu kreatif. Adapun tema seni kriya yang mereka angkat adalah tentang ramah lingkungan, waktu yang diberikan panitia dalam pengerjaan seni kriya tersebut sekitar lima jam, pot bunga pun menjadi objek utama tia dan fai dalam berkarya.

Setelah semua peserta selesai maka selanjutnya adalah mempersentasikan hasil karyanya, fa’i dalam presentasinya menjelaskan tentang hasil karyanya dengan tema “bumi yang di genggam” dengan maksud bahwa bumi itu adalah genggaman manusia, “manusia bernafas menggunakan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida, sedangkan oksigen dihasilkan oleh pepohonan yang tumbuhan di bumi kalau kita melepaskan genggaman kita maka kita tidak sayang dengan bumi”, jelas siswa kelas XI IPS tersebut.

Sedangkan Tiara juga menjelaskan dalam presentasinya mengenai dua sisi kondisi yang berbeda yakni antara bumi yang sehat dan bumi yang kotor. Karya yang dibuat oelh seniman mansa ini sangat diapresiasi oleh para juri dikarenakan tema yang diangkat sangat bagus apalagi ditambah dengan presentasi yang luar biasa.

Salah satu juri juga mengatakan “bahwa karya kalian ini sudah sangat bagus, hanya sedikit saja yang kurang ditonjolkan yakni lokalnya, saya berharap tahun depan bisa melhat muka kalian lagi dengan karya yang lebih bombatis, “ujar bu Murti.

(FAJAR/TIA)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas